Bisnis Online Kian Berkembang di Tengah Pandemi

Tidak dapat dipungkiri pandemi virus corona atau Covid-19 mempengaruhi segala sisi kehidupan, termasuk ekonomi. Segala kegiatan ekonomi perdagangan berubah drastis karena pembatasan dalam segala kegiatan. Kegiatan ekonomi perdagangan bergeser dalam bentuk bisnis online untuk tetap dapat bertransaksi.

Survei McKinsey menunjukkan perbandingan 2 dari 3 konsumen telah mencoba metode belanja baru. 65% dari konsumen tersebut akan memilih menggunakan metode belanja baru karena lebih mudah.

Dorongan Perkembangan Bisnis Online

Bahkan sebelum pandemi perkembangan bisnis online telah berkembang cukup menjanjikan. Penjualan dalam platform e-commerce telah menjadi tren di beragam kalangan. Ditambah setelah pandemi beragam dorongan terjadi yang menjadi kesempatan pelaku bisnis memanfaatkannya dengan baik. Dorongan meningkatnya tren industri e-commerce di antaranya:

1. Perubahan Perilaku Belanja

Perubahan perilaku belanja konsumen sangat berdampak signifikan dalam perkembangan bisnis online. Pembatasan di masa pandemi membuat konsumen beralih pada platform Online untuk memenuhi kebutuhan. Jika sebelumnya hanya generasi millenial dan setelahnya saja, sekarang generasi sebelumnya juga mulai beralih ke belanja online.

2. Kompetisi Digital

Tidak dapat dipisahkan perkembangan kompetisi digital yang kian ketat seiring dengan pertumbuhan e-commerce. Beragam nama perusahaan digital terus mengembangkan bisnisnya dengan beragam inovasi untuk menarik konsumen dan tentu saja keuntungan. 

3. Metode Pembayaran Beragam

Banyaknya pilihan pembayaran dalam belanja online menjadi salah satu alasan untuk bertransaksi digital. Terlebih di masa pandemi pembayaran non tunai menjadi pilihan aman untuk mengurangi kontak fisik. Tentu keamanan transaksi menjadi hal yang paling dipertimbangkan karenanya beragam platform e-commerce terus meningkatkan pelayanan dan keamanan untuk mendapat kepercayaan pelanggan.

Tips Mengembangkan Bisnis Online

Meski tren belanja online mengalami perkembangan signifikan bukan berarti mengembangkan bisnis online menjadi mudah. Kian banyaknya pesaing justru membuat tantangan pelaku bisnis kian sulit. Berikut ini setidaknya yang perlu dilakukan untuk mengembangkan bisnis online:

1. Meningkatkan Inovasi Lewat Riset

Mengembangkan bisnis perlu terus berinovasi agar dapat beradaptasi dengan perkembangan perubahan perilaku konsumen. Untuk menentukan inovasi ini perlu dilakukan riset pada konsumen secara berkala. Hasil riset membantu pelaku bisnis untuk membuat keputusan yang lebih pasti. Bahkan untuk bisnis baru, riset dapat digunakan untuk menentukan produk, sasaran serta cara paling mudah menjangkau konsumen.

2. Membangun Kepercayaan Konsumen

Ada sangat banyak platform online dari skala besar dan kecil, namun tidak beberapa di antaranya tidak berkembang. Kebanyakan disebabkan tidak mendapat kepercayaan dari konsumen. Fitur yang tidak mendukung dan keamanan transaksi menjadi beberapa poin yang mempengaruhi kepercayaan konsumen. 

3. Membangun Sistem Keamanan

Dengan sistem keamanan terpercaya, konsumen akan datang kembali untuk berbelanja. Beda cerita jika sistem keamanan buruk, konsumen mungkin akan datang mencoba namun tidak kembali lagi. Sistem keamanan di sini bisa berkaitan dengan metode pembayaran, keamanan transaksi, keaslian barang hingga keamanan data konsumen.

4. Manfaatkan Sosial Media

Ada beragam sosial media yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung bisnis, bahkan tersedia fitur khusus. Terlebih untuk bisnis yang baru, memanfaatkan platform sosial media sangat penting untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Bangun interaksi langsung dengan konsumen akan lebih membantu pengembangan bisnis online.

Perkembangan bisnis online di masa akan datang diperkirakan masih akan terus ke arah positif. Terlebih beragam inovasi digital juga terus berkembang. Hal ini juga menuntut pelaku bisnis dalam beragam bidang harus mulai beradaptasi untuk dapat bersaing di masa depan.

Kembangkan Bisnis Online Melalui Aplikasi TikTok

Pandemi covid-19 membawa dampak besar atas kelangsungan bisnis di Indonesia. Tidak sedikit diantara pengusaha yang mengalami kerugian, tidak terkecuali mereka yang bergelut di bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UKM).

Data dari Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mencatat sedikitnya 30 juta UMKM bangkrut akibat kebijakan pembatasan sosial di dalam negeri di tengah pandemi covid-19. Padahal, sektor ini berperan penting bagi pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Bagi Anda yang ingin terus mempertahankan bisnis, ada baiknya mengoptimalkan pemasaran secara digital. Salah satunya melalui aplikasi video pendek, TikTok. 

TikTok baru saja merilis program pelatihan pengembangan strategi bisnis digital. Program ini telah didukung oleh Kementerian Perindustrian sekaligus Kementerian Koperasi dan UKM.

Program yang dinamai #MajuBarengTikTok ini akan berlangsung secara online mulai 3 hingga 29 Juni 2021 mendatang. Oleh karena itu, para pelaku bisnis UKM jangan sampai melewatkan kesempatan ini. 

Khusus UKM

Program bertajuk #MajuBarengTikTok memang difungsikan untuk merangkul pengembangan bisnis digital. Program ini menekankan pada pelatihan pengembangan bisnis online yang dilakukan secara virtual. 

Perlu diketahui, TikTok saat telah menjadi aplikasi terlaris, bahkan melampaui YouTube. Pada tahun 2020, aplikasi ini telah diunduh lebih dari 850 juta kali.

Tidak hanya itu, nyatanya aplikasi ini juga telah menghasilkan cuan triliunan rupiah. Tak heran jika melalui program ini, TikTok ingin menjangkau pasar lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Program ini hanya dikhususkan dengan menggandeng para pelaku bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM). Kedepannya, program MajuBarengTikTok ditargetkan dapat menyasar pada 50 ribu UKM. Para pelaku bisnis akan mengikuti rangkaian kelas pelatihan digital, sekaligus mendapat bantuan finansial melalui TikTok Ads Credit bagi UKM terpilih.

Bagi UKM, potensi pemasaran melalui aplikasi TikTok memang patut dipertimbangkan. Para peneliti menilai, kalau Tiktok dapat menjadi media promosi yang efektif. Hal ini dikarenakan Tiktok memiliki banyak pengguna. 

Selain itu, TikTok terbilang mudah digunakan sehingga wajar bila aplikasi ini populer di kalangan milenial dan sering digunakan oleh para selebriti dan memiliki. Fitur Tiktok ads juga efektif mengoptimalkan engagement konten Anda unggah.

Cara Pendaftaran

Dalam pelaksanaannya, program #MajuBarengTikTok akan melibatkan berbagai pembicara yang ahli di sektor e-commerce, marketing, content creator, creative energy, sekaligus perwakilan UKM. Jika tertarik mengikuti program ini Anda dapat melakukan pendaftaran dengan tahapan sebagai berikut.

1. Kunjungi situs resmi

Anda dapat mengeklik tautan majubarengtiktok.com pada search engine. Disana Anda akan disuguhkan pada tampilan awal program TikTok for Business. Jika ingin mengetahui detail kelas online, Anda dapat mengakses berbagai fitur pada homepage tersebut.

2. Klik “daftar kelas”

Sejauh ini terdapat tujuh belas kelas yang telah berlangsung dari program ini. Namun perlu Anda ketahui, terdapat empat kategori kelas online yang dapat Anda ikuti. Beberapa kategori kelas diantaranya ialah digital marketing class, creative class, TikTok business account class, dan TikTok ads class. Anda dapat memilih kelas sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

3. Klik bagian “daftar”

Setelah memilih kelas online, Anda dapat melakukan pendaftaran. Cukup mudah, Anda hanya perlu mencantumkan berbagai kelengkapan, seperti nama, email, nomor telepon/whatsapp, nama bisnis, lokasi bisnis, jenis usaha, dan sebagainya.  

Sekarang, bertambah lagi strategi yang dapat digunakan oleh para pegiat bisnis online untuk mengoptimalkan penjualannya melalui aplikasi TikTok. Melalui kelas-kelas yang disediakan, Anda juga dapat mempelajari teknik-teknik marketing terkini yang sesuai dengan platform digital.

Bisnis Online Tanpa Modal untuk Pelajar yang Patut Dicoba

Bisnis online merupakan salah satu jenis kegiatan bisnis yang dilakukan secara online (melalui internet). Namun, terkadang modal usaha menjadi kendala yang cukup krusial bagi para pemula yang akan merintis bisnis online shop tersebut. Hal ini terjadi karena para pemula takut untuk meminjam modal untuk bisnis yang akan dijalankan.

Tetapi banyak juga kasus pebisnis yang memulai usaha tanpa modal kini usaha mereka telah berhasil. Bahkan memiliki pelanggan tetap dan ada juga yang memiliki  brand sendiri. Ada beberapa ide bisnis online yang bisa dijalankan untuk para pelajar bisnis online. Berikut adalah penjelasannya untuk Anda.

Ide Bisnis Online Tanpa Modal untuk Pelajar

1. Bisnis Dropshipper

Dropshipper merupakan salah satu bisnis online dimana agen perantara yang secara sederhananya memiliki tugas dalam menyampaikan pesanan kembali ke supplier. Jika menjadi seorang dropshipper, sebaiknya Anda perlu menentukan sektor usaha mana yang ingin Anda tekuni.

Untuk Anda yang baru memulai bisnis ini, mulailah dari skala kecil dengan berfokus pada satu sektor bisnis. Dalam bisnis ini, tugas Anda hanya tinggal melakukan promosi karena prose produksi ini akan dilakukan oleh suppliernya. Sehingga hal ini yang membuat bisnis dropshipping tidak memerlukan modal.

2. Bisnis Jasa Titip Online

Bisnis jasa titip online ini juga jenis bisnis yang tidak memerlukan modal karena memiliki sistem pre order. Cara kerja dari sistem pre order ini yaitu Anda menawarkan jasa titip melalui media sosial dengan memperlihatkan produk yang akan dikirim.

Anda pun juga bisa memberikan kebebasan kepada para calon pembeli untuk secara spesifik memesan barang yang diperlukan dan diinginkan. Skala bisnis ini sendiri yaitu beragam, mulai dari jasa titip produk antar kota bahkan sampai antarnegara juga.

3. Bisnis dengan Menggunakan Sistem Pre Order

Bisnis online yang menggunakan sistem pre order ini dapat memudahkan Anda sebagai penjual untuk memperkirakan jumlah calon pembeli produk Anda sebelum melakukan proses produksi. Sistem ini juga memudahkan Anda untuk mendapatkan uang muka sehingga tidak memerlukan modal produksi.

Tetapi, ada beberapa kasus bisnis online yang langsung meminta pembayaran penuh di awal pemesanan. Sehingga Anda tidak perlu khawatir dalam menyiapkan biaya produksi produk Anda.

4. Jualan Paket Data dan Pulsa

Bisnis paket data dan pulsa ini dapat dijalankan secara fleksibel, bahkan tidak perlu menyisihkan waktu yang dapat mengganggu aktivitas belajar. Untuk Anda yang ingin memulai terjun ke bisnis ini, Anda perlu menyiapkan saldo pulsa serta akun distributor yang sudah terintegrasi dengan server pilihan.

Target konsumen dari bisnis ini yaitu bisa berasal dari teman satu sekolah, teman main, tetangga dan bahkan keluarga sendiri. namun, jika ingin menjangkau konsumen yang lebih luas Anda bisa memulai dengan membuat website promosi dan menjalankan akun sosial media untuk menarik pelanggan.

Selain terdapat ide-ide bisnis online yang dapat dilakukan oleh pelajar, adapun cara dan proses yang perlu dilakukan oleh Anda seorang pemula dalam berbisnis. Berikut adalah cara dan proses yang perlu Anda lakukan dalam memulai bisnis online.

  1. Memulai dengan mindset bisnis online yang benar.
  2. Menentukan siapa yang menjadi target market Anda.
  3. Menentukan model bisnis yang tepat.
  4. Menyiapkan produk atau layanan yang akan ditawarkan.
  5. Membuat website/landing page/katalog
  6. Mendatangkan traffic konsumen.

Nah, itulah penjelasan mengenai bisnis online tanpa modal untuk pelajar yang patut dicoba. Semoga informasi ini dapat membantu Anda. Untuk informasi lainnya Anda bisa mengunjungi laman sgknox.com. Semoga bermanfaat.

4 Peluang Bisnis Online yang Bisa Dilakukan di Tahun 2021

Semakin banyak pengguna internet di Indonesia, membuat bisnis online semakin banyak diminati. Tidak hanya bagi para pembeli, tetapi juga para pelaku bisnis. Jika dulunya pelaku bisnis, berjualan secara konvensional (offline). Saat ini mereka sudah banyak yang merambah ke bisnis online. Hal ini tidak lain karena ada banyak keuntungan yang ditawarkan dalam bisnis online.

Tidak dapat dipungkiri bahwa internet menjadi bagian penting yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan masyarakat di era sekarang, tak terkecuali dengan para pelaku bisnis. Mulai dari usaha startup, UMKM, hingga perusahaan besar skala global. Selain itu, hadirnya internet menjadi peluang besar bagi para pelaku bisnis online yang baru memulai.

Keuntungan Bisnis Online

Buat Anda yang bisa memanfaatkan internet dengan benar dan efektif, memulai bisnis online sudah pasti akan menguntungkan buat Anda. Adapun keuntungan dari bisnis online sebagai berikut:

1. Bisa Dilakukan Dimana Saja

Bisnis online adalah alternatif yang bisa Anda lakukan, tanpa harus memikirkan tempat untuk menjalankan usaha. Sebab, bisnis online bisa Anda lakukan dimana saja dan kapan saja. Asalkan ada koneksi internet yang memadai. 

Dengan ketekunan, komitmen, konsisten dan tanggung jawab, bisnis yang Anda jalankan akan mendapatkan penghasilan yang lebih besar jika dibandingkan dengan para pegawai kantoran yang bekerja dari pagi hari hingga sore hari.

2. Tidak Selalu Membutuhkan Modal yang Besar

Berbicara soal bisnis online, pasti erat kaitannya dengan modal usaha. Jika bisnis konvensional selalu diidentikkan dengan modal besar. Berbeda dengan bisnis online yang bisa dimulai hanya dengan modal yang sedikit. Ada juga yang tidak membutuhkan modal sepeserpun. Contohnya saja bisnis dropshipper.

3. Lebih Praktis untuk Dijalankan

Banyaknya platform yang bisa digunakan, akan memudahkan Anda untuk mengoptimalkan bisnis online. Misalnya saja dengan berjualan di marketplace, grup jual-beli di sosial media. Selain itu, Anda juga akan dimudahkan untuk melakukan pemasaran. Serta dengan adanya berbagai aplikasi yang akan memudahkan Anda dalam mengelola bisnis yang Anda jalankan.

4. Jangkauan Konsumen yang Lebih Luas

Keuntungan yang dimiliki bisnis online, jika dibandingkan dengan bisnis konvensional adalah jangkauan pasar yang sangat luas. Hal ini tidak lain karena internet bisa menjangkau semua orang yang menggunakan internet. Baik itu konsumen lokal maupun konsumen internasional. 

Peluang Bisnis Online 2021

Buat Anda yang penasaran bisnis online apa saja yang akan laku di tahun 2021. Berikut ini beberapa peluang bisnis online yang diprediksi akan laris di tahun 2021.

1. Dropshipping

Ide bisnis online yang tidak akan ada matinya adalah dropshipping. Bisnis ini menjadi ide yang bisa Anda lakukan tanpa harus mengeluarkan modal sedikitpun. Sebab, Anda tidak harus membeli produk terlebih dahulu. Selain itu, bisnis ini tidak mempunyai resiko sama sekali.

Yang perlu Anda lakukan untuk memulai bisnis ini hanyalah memasarkan produk untuk mencari konsumen yang ingin membeli produk yang Anda jual. Setelah transaksi terjadi, proses packing dan pengiriman produk akan dilakukan oleh penjual yang bekerja sama dengan Anda.

2. Jasa Digital Marketing

Satu lagi ide bisnis yang tidak memerlukan modal adalah membuka jasa digital marketing. Terlebih lagi dengan adanya perubahan kegiatan belanja yang beralih ke online, akan membuat perusahaan besar mengalihkan promosinya ke digital. Umumnya perusahaan akan menggunakan media online untuk melakukan promosi dan penjualan produknya.

Jika Anda memahami dasar strategi pemasaran secara online, Anda bisa menawarkan jasa sebagai digital marketing profesional ke perusahaan tersebut. Meski peluangnya cukup besar, persaingan bisnis di bidang ini juga sangat besar, jadi Anda bisa menawarkan keunggulan jasa digital marketing yang Anda buat, agar lebih perusahaan tersebut tertarik untuk menggunakan jasa Anda.

3. Jastip (Jasa Titip)

Selain dropship, ada ide bisnis lain yang hampir serupa, yaitu jastip atau jasa titip. Ide bisnis ini mulai ramai karena adanya pembatasan berbagai aktivitas selama pandemi COVID-19. Konsep bisnis jastip ini adalah Anda akan membelikan barang yang diinginkan konsumen saat Anda pergi ke suatu daerah tertentu.

4. Produk Informasi

Ide peluang bisnis online tidak melulu soal jualan produk dan jasa. Anda juga bisa menawarkan produk informasi digital untuk menghasilkan uang. Terlebih lagi jika Anda mempunyai skil yang mumpuni, Anda bisa menghasilkan berbagai produk informasi. Seperti rekaman telekonferensi, hasil wawancara, video tutorial, hingga panduan perjalanan ke suatu daerah.

 Itu daia keuntungan dalam bisnis online jika dibandingkan dengan bisnis konvensional dan juga 4 ide bisnis yang bisa Anda jalankan di tahun 2021 ini. Nah, buat Anda yang ingin mengetahui informasi lain mengenai bisnis online, Anda bisa membaca artikel lainnya di sgknox.com.

3 Model Bisnis online Masa Kini yang Banyak Digeluti

Perkembangan bisnis online di Indonesia sejak 2020 lalu hingga kini menjadi tahun emas yang memberikan keuntungan luar biasa bagi pelaku usaha. Bisnis ecommerce ini memiliki 3 model yang masing-masing memiliki peluang dan pasarnya masing-masing. Seperti model consumer to consumer (C2C), business to consumer (B2C), dan business to business (B2B).

Bagi calon pelaku usaha yang ingin menggeluti bisnis ecommerce ini harus memahami apa saja model bisnis tersebut. Nah, berikut ini model bisnis yang harus diketahui bagi pelaku usaha, khususnya yang ingin mendapatkan peluang emas di bidang bisnis online.

1. Model C2C

Seperti namanya, yaitu consumer to consumer, model bisnis ini mempertemukan antara konsumen dengan konsumen. Aktivitas yang dijalankan, entah itu berupa jual beli barang ataupun jasa hanya melibatkan perorangan.

Bisnis seperti ini umumnya membutuhkan modal yang kecil. Siapapun bisa melakukannya, karena barang yang dijual dalam skala yang kecil.

Bisnis ini juga dibagi menjadi dua model, yaitu peer to peer (P2P) dan marketplace. P2P sendiri dikenal dalam bentuk pinjaman online yang diberikan oleh individu kepada individu lainnya. Sedangkan marketplace akan mempertemukan dua orang antara pembeli dan penjual dalam platform yang sama.

Meski dengan skala usaha yang kecil tidak menutup kemungkinan model bisnis ini akan memberikan keuntungan yang sangat besar. Pelaku bisnis juga akan tumbuh menuju skala yang semakin besar dari hari ke hari.

2. Model B2C

Kategori business to consumer ini sebenarnya mengadopsi sistem ritel yang mempertemukan antara produsen dengan konsumen. Aktivitas seperti ini sebenarnya juga paling banyak dilakukan dalam bisnis online seperti sekarang ini. Salah satunya adalah toko online yang menyediakan berbagai macam produk untuk kebutuhan masyarakat.

Seperti dijelaskan sebelumnya, model C2C bisa berkembang begitu pesat dan akan terus tumbuh menjadi skala yang lebih besar. Karena itu terjadi peleburan antara model C2C dengan B2C. Dimana ada banyak sekali perorangan yang mampu memenuhi kebutuhan seperti layaknya badan usaha.

Kredibilitas dari sebuah toko online akan terlihat dari rating dan juga ulasan yang diberikan oleh konsumen. Sehingga pelaku usaha individu pun tidak menutup kemungkinan mendapatkan kredibilitas yang sama dengan badan usaha.

3. Model B2B

Model bisnis online yang terakhir ini menghubungkan antara bisnis dengan bisnis, artinya pelaku usaha yang sudah memiliki badan usaha dalam skala lebih besar. Aktivitas dari model bisnis ini hanya untuk memenuhi pasar bisnis saja, tidak untuk melayani konsumen individu.

Karena menghubungkan antara perusahaan dengan perusahaan lainnya, membuat pangsa pasarnya lebih kecil. Namun hal ini bukan berarti akan mendapatkan keuntungan yang kecil. Sebaliknya, modal usaha untuk model bisnis online ini membutuhkan dana yang besar.

Kategori usaha dari model B2B ini lebih banyak yang bergerak di bidang jasa. Hanya sedikit saja yang menyediakan produk barang. Contohnya adalah produsen yang menyediakan supplier untuk toko-toko, perabotan kantor, dan lain sebagainya.

Setiap model bisnis ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hanya saja, penggunaan internet sebagai media bisnis menjadi alternatif yang sangat baik untuk melakukan semua aktivitas bisnis. Mulai dari kemudahan transaksi, media promosi yang murah, dan memberikan jangkauan pasar yang sangat luas.

Itulah 3 model dalam bisnis online masa kini. Memilih model bisnis yang paling sesuai dengan kemampuan akan memberikan kemudahan dalam mengembangkan usaha. Apalagi sekarang ini peluang di bidang ecommerce semakin hari semakin besar, bahkan diprediksi akan selalu tumbuh setiap tahunnya.